بِــــــسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيـــمِ
SELAMAT DATANG DI BLOG ZARMI SUKSES - TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

SELAMAT BAHAGIA

SELAMAT BERBAHAGIA

SELAMAT BERBAHAGIA

MENU

.

Radio Online Minang Cimbuak                Radio Online Minang Cimbuak

Minggu, 21 Juni 2015

Sistem Pendukung Keputusan



Sistem Pendukung Keputusan


Ilustrasi Pendukung Keputusan


Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) adalah sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur. Sistem ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, dimana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat (Turban, 2001).

SPK bertujuan untuk menyediakan informasi, membimbing, memberikan prediksi serta mengarahkan kepada pengguna informasi agar dapat melakukan pengambilan keputusan dengan lebih baik.

SPK merupakan implementasi teori-teori pengambilan keputusan yang telah diperkenalkan oleh ilmu-ilmu seperti operation research dan menegement science, hanya bedanya adalah bahwa jika dahulu untuk mencari penyelesaian masalah yang dihadapi harus dilakukan perhitungan iterasi secara manual (biasanya untuk mencari nilai minimum, maksimum, atau optimum), saat ini computer PC telah menawarkan kemampuannya untuk menyelesaikan persoalan yang sama dalam waktu relatif singkat.

Sprague dan Watson mendefinisikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) sebagai sistem yang memiliki lima karakteristik utama yaitu (Sprague et.al, 1993):
  1. Sistem yang berbasis komputer. 
  2. Dipergunakan untuk membantu para pengambil keputusan 
  3. Untuk memecahkan masalah-masalah rumit yang mustahil dilakukan dengan kalkulasi manual 
  4. Melalui cara simulasi yang interaktif 
  5. Dimana data dan model analisis sebaai komponen utama.

Komponen Sistem Pendukung Keputusan
Secara umum Sistem Pendukung Keputusan dibangun oleh tiga komponen besar yaitu database Management, Model Base dan Software System/User Interface. Komponen SPK tersebut dapat digambarkan seperti gambar di bawah ini.
Komponen Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
Komponen Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
a. Database Management
Merupakan subsistem data yang terorganisasi dalam suatu basis data. Data yang merupakan suatu sistem pendukung keputusan dapat berasal dari luar maupun dalam lingkungan. Untuk keperluan SPK, diperlukan data yang relevan dengan permasalahan yang hendak dipecahkan melalui simulasi.
b. Model Base
Merupakan suatu model yang merepresentasikan permasalahan kedalam format kuantitatif (model matematika sebagai contohnya) sebagai dasar simulasi atau pengambilan keputusan, termasuk didalamnya tujuan dari permaslahan (objektif), komponen-komponen terkait, batasan-batasan yang ada (constraints), dan hal-hal terkait lainnya. Model Base memungkinkan pengambil keputusan menganalisa secara utuh dengan mengembangkan dan membandingkan solusi alternatif.
c. User Interfase / Pengelolaan Dialog
Terkadang disebut sebagai subsistem dialog, merupakan penggabungan antara dua komponen sebelumnya yaitu Database Management dan Model Base yang disatukan dalam komponen ketiga (user interface), setelah sebelumnya dipresentasikan dalam bentuk model yang dimengerti computer. User Interface menampilkan keluaran sistem bagi pemakai dan menerima masukan dari pemakai kedalam Sistem Pendukung Keputusan.

Manfaat Sistem Pendukung Keputusan
SPK dapat memberikan berbagai manfaat dan keuntungan. Manfaat yang dapat diambil dari SPK adalah :
  1. SPK memperluas kemampuan pengambil keputusan dalam memproses data / informasi bagi pemakainya. 
  2. SPK membantu pengambil keputusan untuk memecahkan masalah terutama barbagai masalah yang sangat kompleks dan tidak terstruktur. 
  3. SPK dapat menghasilkan solusi dengan lebih cepat serta hasilnya dapat diandalkan. 
  4. Walaupun suatu SPK mungkin saja tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, namun dia dapat menjadi stimulan bagi pengambil keputusan dalam memahami persoalannya,karena mampu menyajikan berbagai alternatif pemecahan.
Daftar Pustaka
  • Sparague, R. H. and Watson H. J. 1993. Decision Support Systems: Putting Theory Into Practice. Englewood Clifts, N. J., Prentice Hall.
  • Turban , Efraim & Aronson, Jay E. 2001. Decision Support Systems and Intelligent Systems. 6th edition. Prentice Hall: Upper Saddle River, NJ.
  • http://www.kajianpustaka.com/2013/09/sistem-pendukung-keputusan-spk.html



Sistem pendukung keputusan



Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS)
adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.

Tahapan SPK:
  • Definisi masalah
  • Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
  • pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
  • menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)
Tujuan dari SPK:
  • Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
  • Mendukung manajer dalam mengambil keputusan suatu masalah
  • Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan
Dalam pemrosesannya, SPK dapat menggunakan bantuan dari sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic, dll.

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI



KONTEKS PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

SILABI
¬  Review konsep dasar
¬   Pihak yang terlibat dlm pengembangan SI
¬   Analis Sistem & Perannya
¬   Overview proses pengembangan SI
¬   Komponen Pembangun SI
¬   Prinsip Dasar pengembangan SI

REVIEW KONSEP DASAR
¬  DISKUSI :
        Apa perbedaan beberapa istilah berikut:
          Sistem informasi vs teknologi informasi
          Sistem pemrosesan transaksi vs sistem informasi manajemen vs sistem pendukung pengambilan keputusan

¬  Sistem informasi:
         kumpulan orang, data, proses, dan teknologi informasi yang berinteraksi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung suatu organisasi
        SI dikelompokkan ke dalam beberapa kategori sesuai fungsi dan jenis dukungannya pada organisasi :
         Transaction Processing System (TPS)
         Management Information System (MIS)
         Decision Support System (DSS)
         Executive Information System (EIS)
         Expert System (ES)
¬   Teknologi informasi:
        istilah yang digunakan untuk menggambarkan kombinasi teknologi komputer (HW dan SW) serta teknologi telekomunikasi (jaringan data, citra, dan suara)
¬  Sistem informasi manajemen (SIM):
        Sistem informasi yang menyediakan laporan-laporan bagi pihak manajemen berdasarkan pemrosesan transaksi dan operasi-operasi yang ada dalam organisasi
¬   Sistem pendukung pengambilan keputusan (SPPK):
        Sistem informasi yang membantu mengidentifikasi peluang-peluang dalam pengambilan keputusan atau menyediakan informasi untuk mengambil keputusan


PIHAK YANG TERLIBAT
¬  Siapa saja stakeholders dalam SI?
        Pemilik sistem (system owners)
        Pemakai sistem (system users): internal & eksternal
        Perancang sistem (system designers)
        Pembangun sistem (system builders)
        Analis sistem & manajer proyek (system analysts and project managers)
¬   DISKUSI:
-  Sebutkan contoh, peran dan sudut pandang setiap  stakeholders

ANALIS SISTEM & PERANNYA
¬  DISKUSI PLENO:
        Sebutkan  keterampilan yang menurut Anda dibutuhkan untuk menjadi analis sistem

Analis sistem adalah mediator antara


Analis sistem adalah agent of change

¬  Ketrampilan yang dibutuhkan analis sistem:
1.      Pengetahuan tentang teknologi informasi
2.      Pengalaman dan pengetahuan programming
3.      Kemampuan problem solving
4.      Ketrampilan komunikasi interpersonal
5.      Ketrampilan relasi interpersonal
6.      Kemampuan menyesuaikan diri
7.      Karakter dan etika


OVERVIEW PROSES PENGEMBANGAN SI
¬  DISKUSI PLENO
        Jika Anda punya masalah, bagaimana langkah-langkah Anda untuk menyelesaikan masalah tersebut?


Proses Pengembangan SI sederhana
Problem solving
Inisiasi/Perencanaan sistem
1. Identifikasi masalah (+rencana solusi)
Analisis sistem
2. Analisa & pahami masalah
3. Identifikasi solusi yg diharapkan
Desain Sistem
4. Identifikasi alternatif2 solusi & pilih solusi yg tepat
5. Rancang solusi
Implementasi sistem
6. Implementasikan solusi
7. Evaluasi hasilnya
Perawatan & Pengembangan system

Overview proses pengembangan SI vs Problem solving



Overview proses pengembangan SI: Output/Deliverables


Proses Pengembangan SI sederhana


Output/deliverables

Inisiasi/Perencanaan sistem

¬  Rumusan masalah bisnis
¬   Rencana proyek: ruang lingkup, tujuan, jadwal, anggaran
Analisis sistem

* Rumusan kebutuhan user
* Harapan-harapan user
* Prioritas solusi

Desain Sistem

* Rincian (spesifikasi) solusi

Implementasi sistem

* Solusi hardware dan software

Perawatan & Pengembangan sistem

* Sistem yang lebih baik





OVERVIEW PROSES PENGEMBANGAN SI
¬  DISKUSI PLENO:
        Apakah setiap tahap dalam proses pengembangan SI diselesaikan secara sekuensial?
        Jika ya, apa kekurangannya?
        Bagaimana mengatasi kekurangan tersebut?


OVERVIEW PROSES

¬  Strategi pengembangan SI bisa berbentuk:
        Sekuensial: metode Waterfall
        Iteratif & incremental: Prototyping, Unified Process
¬  Sekuensial:
        Tiap tahap diselesaikan sebelum masuk tahap berikutnya (meskipun dlm praktek seringkali tahap satu dengan lainnya overlap)
        Kelemahan: pemilik dan pemakai tidak sabar menunggu sistem jadi
¬  Iteratif dan incremental:
        Analisis, rancang, implementasikan sebagian. Lanjutkan analisis, rancang & implementasi sebagian lagi. Lanjutkan lagi analisis, rancang & implementasi, bagian berikutnya. Demikian seterusnya  sampai sistem jadi
        Kelebihan: meningkatkan kepuasan pemilik dan pemakai sistem


KOMPONEN PEMBANGUN SI


         Tiap komponen pembangun SI dapat dilihat oleh stakeholders secara berbeda
          Ketiga komponen pembangun SI berjalan di atas lapisan teknologi jaringan


PRINSIP DASAR PENGEMBANGAN SI
  1. LIBATKAN PENGGUNA
  2. Gunakan pendekatan problem solving
  3. Tetapkan tahap-tahap dan aktifitasnya
  4. Dokumentasikan seluruh proses & hasil
  5. Tetapkan standar yg akan dipakai
  6. Kelola proses & proyek
  7. Pertimbangkan SI sbg investasi
  8. Jangan takut utk membatalkan atau merevisi ruang lingkup
  9. Bagi dan taklukkan (divide and conquer)
  10. Rancang sistem utk mengakomodasi pertumbuhan dan perubahan